Mimika, Papua : Badan Pengurus Daerah(BPD) Kerukunan Organisasi Masyarakat Pangkep(Kompak) Kabupaten Mimika, Papua resmi dilantik hari ini, Sabtu(26/6/21).

Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau(MYL) bersama ketua BPP Kompak, Sukri Syawir hadir langsung pada acara tersebut.

Bupati Pangkep MYL dalam sambutannya mengajak pengurus BPD Kompak Mimika untuk menjalin kerja sama dengan pemerintah Mimika dan warga Mimika lainnya.

Mantan ketua DPRD Pangkep itu juga

menyampaikan kepada BPD Kompak Mimika untuk mengamalkan Falsafah Satu Tungku Tiga Batu sebagai penguat toleransi.

"Tungku adalah simbol kehidupan, Tiga Batu adalah simbol wadah persaudaraan yang menghilangkan perbedaan suku, agama dan ras,"katanya.

Diketahui, Ketua BPD Kompak Mimika saat ini H Muhammad Ilham.

Menghadiri pelantikan BPD Kompak Mimika, Bupati MYL didampingi Ketua TP PKK Nurlita Wulan Purnama dan ketua DPRD Pangkep Haris Gani, Dandim 1421 Pangkep Letkol Inf. Hengky  Vantriardo.

Bupati MYL Kunjungi Warga Pangkep di Mimika

PANGKEP - Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau(MYL) didampingi ketua TP PKK Nurlita Wulan Purnama didampingi ketua DPRD Pangkep Haris Gani, Dandim 1421 Pangkep Letkol Inf. Hengky  Vantriardo serta ketua umum BPP Kompak Sukri Syawir dan pengurus Kompak lainnya mengunjungi warga Pangkep yang berada di Mimika

Bupati dan rombongan tiba di bandara Baru Mimika, Jumat pagi, 25/6/21). 

Bupati dan rombongan di sambut warga Pangkep dengan tarian adat dan juga dipasangi topi serta tas Noken khas Jayapura. 

Kunjungan Bupati di Mimika, untuk menghadiri pelantikan badan pengurus daerah(BPD) Kerukunan organisasi masyarakat Pangkep(Kompak) dan ikatan pemuda Kompak Mimika(IPKM).

"Insyaallah, kita akan menghadiri pelantikan BPD Kompak dan IPKM. Selain itu, kita juga bersilaturrahmi dengan saudara-saudara kita yang ada disini,"ujar MYL.

Pelantikan BPD Kompak dan IPKM rencananya digelar Sabtu 26/6/21. Dengan tema, wujudkan semangat kebersamaan dan meningkatkan sinergitas bersama pemerintah dalam menyukseskan program yang dicanangkan dan meneguhkan karakter serta kepribadian pemuda Indonesia menuju Kompak Mimika yang lebih maju.

PANGKEP - Pemerintah kabupaten Pangkep melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan(Musrembang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun Anggaran(TA) 2021-2026.

 

Musrembang RPJMD TA 2021-2026 kabupaten Pangkep dilaksanakan di ruang pola Sekretariat daerah(Setda) Pangkep, Kamis(17/6/21).

 

Musrembang RPJMD dibuka oleh wakil bupati Pangkep Syahban Sammana.

 

Dikatakan Wabup Pangkep Petahana itu, RPJMD adalah penjabaran dari visi misi bupati Muhammad Yusran Lalogau dan Wabup Syahban Sammana.

 

Dalam RPJMD ini, ada sejumlah fokus utama. Mewujudkan 10 dasa cita Pangkep hebat, penangana  Covid-19, menurunkan angka kemiskinan dan juga angka stunting.

 

"Dan semua itu dapat terwujud dan terlaksana dengan baik jika kita semua bekerja keras dan  bersinergi,"katanya.

 

Kepala Bappeda Pangkep Abd Gaffar menambahkan, visi misi yang terjabarkan dalam 10 dasa cita yang menjadi rumah besar dan spirit. Berbabagai program dilakukan untuk mewujudkannya. Baik bidang kesehatan, ekonomi, pendidikan dan lainnya disusun dalam RPJMD ini.

 

Ia juga menambahkan, pemkab Pangkep juga berkolaborasi dengan sejumlah pihak sebagai upaya mewujudkan visi misi dan 10 dasa cita.

PANGKEP - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif(Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno kunjungan kerja ke kabupaten Pangkep, Kamis(17/6/21).

 

Tiba di Pangkep, Menparekraf disambut Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau(MYL) didampingi wakil bupati Syahban Sammana, ketua Dekranasda, Forkopimda serta pimpinan OPD.

 

Menparekraf mengunjungi stand pameran UMKM binaan Dekranasda. Produk UMKM baik berupa makanan, fashion dan kriya.

 

Salah satunya, Sandiaga mencicipi kuliner Pangkep Pemelo Salad. Usai mencicipi Pangkep Pamelo Salas, ia memuji kenikmatan rasanya.

 

"Tadi saya cicipi, dan saya yakini lebih baik dari pada salad-salad yang pernah saya makan,"katanya.

 

Selain itu lanjut Sandiaga, mengatakan produk kreatif ekonomi Pangkep sangat bisa diunggulkan.

 

Ia juga mengatakan, pihaknya telah menyiapkan DAK untuk Pangkep untuk pembangunan sarana dan prasarana baik fisik maupun non fisik.

 

Menparekraf juga mengunjungi pusat informasi geologi(PIG) yang ada di kompleks rumah jabatan bupati.

 

Usai melihat koleksi PIG, ia ingin Maros- Pangkep menjadi Geopark global yang langsung bisa mendapatkan sertifikasi.

 

Sebelum meninggalkan Pangkep, Menparekraf mendapat cendramata dari Bupati MYL dan juga Badik pusaka. Sementara Menparekraf memberikan kain tenun kepada bupati MYL.

PANGKEP -- Menteri pariwisata dan ekonomi kreatif Republik Indonesia( Menparekraf RI), Sandiaga Salahuddin Uno dijadwaklan akan berkunjung ke kabupaten Pangkep, besok Kamis 17/6/21).

Pelbagai persiapan pun telah dilakukan guna menyambut kedatangan Bang Sandi.

Terkhusus oleh Dewan kerajinan nasional daerah(Dekrnasda) kabupaten Pangkep, menyiapkan kejutan menyambut Menparekraf.

Ketua Dekrnasda Pangkep Nurlita Wulan Purnama menyampaikan, untuk kejutan itu, persiapan telah dilakukan dengan melibatkan pengrajin dan pelaku UMKM.

"Untuk pak Menteri, kita siapkan kejutan. Kita akan lounching sesuatu,"katanya.

Selain menyiapkan kejutan, Dekranasda juga akan memamerkan sejumlah produk hasil dari pengrajin dan UMKM binaan Dekranasda.

Ditambahkan oleh kepala dinas pariwisata Pangkep Ahmad Djamaan,  kedatangan Menparekraf di Pangkep akan meninjau pusat informasi Geopark(PIG) Pangkep.

Selain itu lanjutnya, akan diputarkan vidio potensi wisata Pangkep kepada Menparekraf.

Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau(MYL) bersama ketua Ketua Dekrnasda Pangkep Nurlita Wulan Purnama memantau langsung persiapan kedatangan Menparekraf.

Pangkep - Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau memberikan bantuan bibit jagung bagi petani Pangkep, dari Badan Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal).

"Kemarin, saya berkunjung ke Balitsereal di Kabupaten Maros, Allahamdulillah mendapatkan bantuan bibit jagung, untuk 50 hektare lahan," kata Yusran, Selasa, 15 Mei 2021.

Yusran menuturkan , kemarin di Balitsereal dirinya langsung bertemu Kepala Balitsereal Muhammad Azrai dan ditemani Profesor Riset Hama dan Penyakit, Prof Armin Muis.

"Kami bercerita banyak, terkait bagaimana mengembangkan peningkatan petani ," katanya.

Dia menuturkan, kemarin itu memperjuangkan bibit varietas jagung untuk masyarakat Pangkep.

"Allahamdulillah, Pangkep dapatkan bantuan itu," katanya.

Yusran menambahkan, kedepannya akan ada pelatihan dan pembinaan untuk Petani di Pangkep, berkerjasama dengan Balitsereal.

"Kelak, petani sisa sediakan lahannya, akan diberikan pelatihan dan juga pembinaan mulai dari awal hingga panen," ujarnya.

Di depan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Marang, Yusran menjelaskan hasil pertemuannya dengan Balitsereal kemarin.

"Tadi saya sampaikan ke petani, jika lahannya bersedia diberi bantuan, berupa bibit, pupuk, dan pemeliharaan," katanya.

Hasil panen ini kelak akan langsung dibeli oleh pihak yang memberikan bantuan, kata Yusran. intinya petani hanya diminta kesediaan lahannya.

"Harga sudah diatas pasaran, jika sebelumnya dihargai 4000 kg oleh pihak pengepul, maka pihak PT Pertani akan membeli dengan harga 5000 kg. Apabila petani bersedia maka saya sendiri yang akan mempfasilitasi untuk penandatanganan MoU dengan pihak pemberi bantuan," kata Yusran di depan Petani.

Sementara itu, Prof Armin mengatakan, melalui program Menteri Pertanian mengupayakan ketersedian bibit, walau katanya masih belum mencukupi dan rencananya akan mengajak investor dari luar untuk kerjasama dan menyediakan bibit di Sulaweai Selatan. Nasa 29 yang kini menjadi varietas unggulan sangat diharapkan bisa memasok bibit untuk wilayah Sulawesi Selatan.

"Bibit nasa 29 (nakula sadewa) yang merupakan varietas unggulan yang diluncurkan Presiden Jokowi 2017 lalu. Dan saya berharap Bupati Pangkep menyempatkan waktu, bisa beekunjung keminahasa tempat pengembangan varietas jagung nasa 29," ujarnya.

Petani asal Marang, Yusuf mengatakan perhatian dan perjuangan Bupati Pangkep sangat berarti untuk petani.

"Saat ini memasuki musim gaduh peralihan kekemarau, sudah merupakan langkah yang baik untuk masyarakat memanfaatkan lahan buat ditanami jagung. Apalagi di masa pandemi covid seperti ini tentu bisa saja dengan bantaun bibit pertanian bisa lebih membantu ekonomi kami," katanya.

Page 1 of 21

 

 Alamat  :  Dinas Kominfo Kab. Pangkep

 Email     :  pangkeptv@pangkepkab.go.id