PANGKEP TV, Pangkajene - Ketua Pengadilan Negeri(PN) Pangkajene, Pangkep Farid Hidayat Sopamena berpindah tugas ke Pengadilan Negeri(PN) Makassar, kelas 1 A khusus.

Pelepasan Ketua Pengadilan Negeri(PN) Pangkajene, Pangkep Farid Hidayat Sopamena, berlangsung di ruang wakil Bupati Pangkep, Senin, 25 Januari 2021.

Pelepasan dihadiri wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana, Ketua DPRD Pangkep Haris Gani, Dirut PT Semen Tonasa, Kapolres, Dandim, Kepala Rutan, Pincab BRI, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

Farid menagatakan dirinya bertugas sebagai Ketua Pengadilan Negeri(PN) Pangkajene, Pangkep selama tiga tahun satu bulan.

Selama bertugas di Pangkep, sangat terjalin keakraban serta kekeluarga dengan banyak pihak. Khususnya Forum Komuinikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Pangkep.

"Alhamdulillah, selama di Pangkep, hubungan keakraban dan kekeluarhaan bersama Pemda Pangkep, sangat luar biasa,"ujarnya.

Di Pangkep juga menjadi tempat belajar baginya. Selama di Pangkep, tentu ada suka dan duka lanjutnya. Namun, sukanya lebih banyak.

"Selama saya di Pangkep, sukanya lebih banyak. Saya ucapkan terima kasih, selama ini sudah sangat di bantu banyak," katanya.

Wakil bupati Pangkep, Syahban Sammana atas nama pemerintah Kabupaten Pangkep menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf kepada Farid Hidayat Sopamena.

"Kita doakan, Bapak Farid dan keluarga lebih sukses di tempat tugas yang baru,"kataya.

 

 

PANGKEP TV, Pangkep - Pemerintah kabupaten Pangkep, mengutus sejumlah relawan ke Sulawesi barat(Sulbar).

dr Annas Ahmad, yang turut dalam rombongan mengatakan, relawan terdiri dari Tim medis dari RS Batara Siang, BPBD, Damkar, Satpol PP, TNI dan Polri, Kamis, 21 Januari 2021.

Lanjut direktur RS Batara Siang itu mengatakan, selain sejumlah relawan, tim Pemkab Pangkep juga akan membawa sejumlah bantuan.

Bantuan berupa sembako, makanan siap saji, susu dan popok bayi dan obat-obatan.

"Kita akan langsung mendatangi posko- posko pengungsian dengan memberikan bantuan dan pemeriksaan kesehatan. Target kita adalah wilayah yang belum terjangkau banyak bantuan,"ujar dr Annas.

Tim akan berangkat ke Sulbar malam ini, Rabu 20 Januari 2021.

PANGKEP TV, Pangkep - Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokoler kesehatan.

"Dengan pendekatan kekeluargaan, kita ajak masyarakat patuhi protokoler kesehatan. Kita terus edukasi mereka,"ujarnya, Selasa, 5 Januari 2021.

Syahban menambahkan, jika penganan Covid-19 membutukan kesadaran tinggi. Bukan hanya dari aparat saja, tetapi khususnya dari masyarakat.

"Pencegahan Covid-19, Kiita membutuhkan kerja keras dan kebersamaan. Disiplin jalankan protokoler kesehatan, insyaAllah Covid-19 di Pangkep bisa kita cegah," katanya.

Direktur Rumah Sakit Batara Siang Pangkep dr Annas Ahmad, usai mengikuti rapat menjelaskan, berdasarkan hasil rapat tim Satgas Covid-19 disepakati akan kembali memperketat surat edaran ataupun peraturan bupati terkait protokoler kesehatan.

"Hari ini disepakati, tidak akan memberikan ijin keramaian. Termasuk ijin resepsi pernikahan. Aparat TNI, Polri atau satgas sudah sepakat agar tidak terjadi kerumunan atau keramaian di tempat umum,"ucapnya.

Selain itu, akan dilakukan swab massal di beberapa perkantoran. Diantaranya, RSUD Batara Siang, Inspektorat, Dinas PU, Bappeda, Dinas Pemberdayaan perempuan dan dinas Kesehatan.

"Karena kasus Covid-19 yang terakhir ini lebih banyak didominasi kluster keluarga dan perkantoran,"katanya.

Meningkatnya kasus Covid-19, adalah warning, sehingga diharapkan kepada masyarakat agar mematuhi disiplin protokoler kesehatan. Memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak.

Data saat ini data pertanggal 4 Januari 2021, tercatat di Satgas BPBD Pangkep sebanyak 234 kasus Covid-19. Jumlah ini, terjadi peningkatan kasus yang cukup besar dalam sebulan ini. Meski demikian, Pangkep termasuk zona orange.

Diketahui untuk perkembangan Covid-19 di Kabupaten Pangkep pertanggal Selasa, 5 Januari 2021, kasus positif Covid-19 sebanyak 233 dengan total konfirmasi sebanyak 501 kasus.

22 dirawat, sedangkan 211 melakukan isolasi mandiri. Dari tambahan data, 17 kasus meninggal akibat Coivd-19.

Adapun untuk Suspek, sebanyak 83 follow up kasus, dai total 417 kasus Suspek.

 

 

Sumber: Pangkep.terkini.id

PANGKEP TV, Pangkep - Vaksin Covid-19 Sinovac dipastikan tiba di Sulawesi Selatan besok pagi. Untuk tahap pertama, Sulsel mendapat jatah 66.640 dosis.

Kepala Dinas Kesehatan Ichsan Mustari mengatakan kuota tersebut dibagi ke 24 Kabupaten/Kota. Kota Makassar mendapat alokasi yang paling banyak yakni 14.335. Kemudian, Pangkep 3.151, Bone 2.775, Sidrap 2.269, Wajo 2.385, Palopo 2.188.

Lalu, Gowa 2.155, Parepare 2.079, Bulukumba 2.079, Jeneponto 2.015, Selayar 1.665, Bantaeng 1.440, Takalar 1.307, Sinjai 1.841, Maros 1.545, Barru 1.744, Soppeng 1.914, Pinrang 1.932.

Selanjutnya, Enrekang 1.719, Luwu 1.961, Tana Toraja 1.524, Luwu Utara 1.566, Luwu Timur 1.991, Toraja Utara 1.527 dan khusus stok untuk provinsi ada 7.153.

“Makassar paling besar, dan Takalar paling kecil. Untuk tahap pertama kita sesuaikan dengan jumlah nakes di daerah,” jelasnya, Senin, 4 Januari 2021. 

Ichsan mengaku jadwal vaksinasi akan dilakukan pada 14 Januari mendatang. Jumlah vaksin tersebut setara dengan data klinis nakes yang telah disiapkan Pemprov Sulsel sebelumnya, dilansir dari suara.com jaringan terkini.id, Selasa, 5 Januari 2021.

“Jumlahnya (vaksin) sama dengan sasarannya jadi untuk orang per orang. Kita menunggu, mulai akan masuk hari ini menurut informasi. Kita koordinasi terus, Insya Allah hari ini datang 30.000 unit, dari 66.640,” bebernya.

Ichsan menuturkan, saat vaksin telah tiba di Sulsel, akan disimpan di cold storage yang berada di kantor Dinas Kesehatan Sulsel. Sedangkan untuk di kabupaten/kota, penyimpanan vaksin hanya membutuhkan refrigerator atau kulkas berukuran besar.

“Tidak perlu cold room kalau di kabupaten, kecuali di Makassar kemungkinan pakai cold room karena akan dapat bantuan dari pusat,” tuturnya.

Nantinya vaksinasi bisa dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit. Pihaknya menarget 12 Januari nanti, vaksin telah didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota.

Kendati demikian, alokasi vaksin yang ada saat ini masih tentatif. Sebab, calon penerima vaksin harus melalukan pendaftaran online secara mandiri terlebih dahulu.

Ia pun meminta masyarakat tidak terprovokasi dengan berita terkait keamanan vaksin. Pihaknya menjamin, vaksin ini aman karena telah melalui berbagai tahapan dan uji klinis.

“Jumlahnya belum pasti artinya bisa kurang bisa bertambah karena sistem pendaftaran yang akan diberikan vaksinasi secara online mandiri,” jelasnya.

Gubernur Sulawesi Selatan sendiri mengaku selain vaksin gratis dari pemerintah, nantinya juga ada vaksin mandiri. Mereka yang mampu, bisa untuk melakukan vaksin mandiri.

“Bagi yang kira-kira mau cepat, dan ada duit, silahkan lewat jalur mandiri. Tapi, bagi masyarakat yang tidak mampu, lewat dari pemerintah,” kata Nurdin menambahkan.

 

Sumber: Pangkep.terkini.id

PANGKEP TV, PANGKEP - Pemerintah Kabupaten Pangkep melalui Rumah Sakit Batara Siang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan beberapa relawan membawa bantuan untuk Kabupaten Luwu Utara yang terdampak banjir bandang.

"Hari ini saya bersama rombongan tim menuju ke Luwu Utara," ujar Direktur Rumah Sakit Batara Siang Pangkep, dr Annas Ahmad, Kamis, 16 Juli 2020.

Pelepasan tim dilalukan hari ini di RS Batara Siang.

Tim Brigade Siaga Bencana RS Batara Siang membawa bantuan sejimlah obat dan juga sembako.

Rencananya tim medis yang ikut dalam rombongan ke Luwu Utara akan membuka pelayanan berobat bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang di Luwu Utara.

PANGKEP TV, PANGKEP - Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa(IPPM) Pangkep, menggelar aksi unjuk rasa menolakan pengesahan rancangan undang-undang Omnibus Law.

Selain berorasi dan menutup separuh jalan poros Makassar- Pare, IPPM membakar keranda mayat di depan Kantor DPRD Pangkep, Kamis(16/7/20).

Jendral Lapangan aksi, Muhammad Rihan Dwiguna mengatakan aksi ini sebagai bentuk penolakan atas rencana pengesahan RUU Omnibus Law.

Dikatakannya, jika RUU ini disahkan dapat melemahkan buruh dan dapat membuat mudahnya perusahaan dan pekerja asing masuk di Indonesia.

"Aksi kami menolak RUU Omnibus Law. RUU ini dapat melemahkan buruh dan memberi peluang terhadap perusahaan pekerja asing masuk Indonesia tanpa ijin,"ujarnya.

Page 1 of 11

 Alamat  :  Dinas Kominfo Kab. Pangkep

 Email     :  pangkeptv@pangkepkab.go.id