PANGKEP TV, Pangkajene -- Kasus Positif Covid-19 kabupaten Pangkep bertambah lagi. Kini totalnya sudah 33 kasus.

Dari data posko tim penanganan Pangkep, data positif bertambah jadi 33. Sabtu 13 Juni 2020.

Data posko TGTPP Pangkep, jumlah positif Covid-19 sebanyak 32.

Sebanyak 16 orang sembuh, 10 orang isolasi mandiri, lima orang dirawat dan satu orang meninggal dunia.

PANGKEP TV, Pangkajene -- Bantuan Pangan akan segera disalurkan oleh tim gugus percepatan penanganan(TPGPP) Covid-19 kabupaten Pangkep.

Kepala dinas Ketahanan Pangan Pangkep, Siti Farida mengatakan, bantuan pangan yang akan disalurkan sebanyak 1.885 paket. Bahannya, disiapkan oleh dinas Ketahanan Pangan, sementara untuk penyalurannya diserahkan kepada TPGPP.

"Bantuannya terdiri dari beras, minyak goreng, mie instan, gula dan telur,"jelasnya.

Bantuan ini lanjutnya, akan diprioritaskan bagi warga yang terpapar Covid-19. Baik yang sudah sembuh, maupun yang masih terpapar.

"Berdasarkan kesepakatan, yang akan diberikan terlebih dahulu yang terpapar Covid-19, baik yang sudah sembuh maupun yang masih terpapar,"jelasnya.

Bantuan ini bersumber dari anggaran penanganan Covid-19, nilainya sebesar Rp700 juta, termasuk biaya operasional.

PANGKEP TV, Pangkajene -- Kasus Positif Covid-19 kabupaten Pangkep bertambah lagi. Kini totalnya sudah 32 kasus.

Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kabupaten Pangkep, dr Annas Ahmad menyampaikan, hari ini ada tambahan tiga kasus.

"Tambahan tiga kasus baru Covid-19 untuk Pangkep berdasarkan pemeriksaan PCR Swab tenggorokan. Perempuan (61) alamat jalan Penghibur, kelurahan Mappasaile, Pangkajene. Laki-laki (3) alamat jalan Penghibur, Mappasaile, Pangkajene. Laki-laki (56) alamat jalan Andi Mauraga, Pangkajene,"jelasnya.

Data posko TGTPP Pangkep, jumlah positif Covid-19 sebanyak 32.

Sebanyak 16 orang sembuh, 10 orang isolasi mandiri, lima orang dirawat dan satu orang meninggal dunia.

PANGKEP TV, Pangkajene - Tim Penanganan Covid-19 Kabupaten Pangkep, melakukan patroli disejumlah warung makan yang ada di Kabupaten Pangkep.

Patroli tersebut dilakukan karena masih banyak rumah makan yang tidak mematuhi protokoler kesehatan.

"Jadi tim menyisir dan membawa imbauan untuk warung makan yang tidak menerapkan protokoler kesehatan," kata Kabag Ops Polres Pangkep, Kompol Andi Muh Zakir. Kamis 11 Juni 2020.

Adapun imbauan untuk warung makan, hanya bisa melayani pembeli sejak pukul 07:00 pagi, hingga pukul 21:00 malam.

Imbauan tersebut juga berlaku untuk tempat hiburan wisata, tempat bermain anak-anak, dan tetap menerapkan protokoler kesehantan dengan pengunjung menggunakan masker.

PANGKEP TV, Pangkajene -- Polres Pangkep salurkan beras 10 ton untuk warga terdampak Covid-19.

Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji mengatakan, beras ini bantuan dari Mabes Polri.

Lanjutnya, teknis penyaluran beras ini melalui Polsek jajaran dan para Kasat. Kamis 11 Juni 2020.

"Yang membagi Polsek jajaran dan para Kasat. Misalnya Kasat Sabhara sementara patroli, mereka punya sasaran masing-masing masyarakat mana yang layak menerima,"katanya.

Target utama penerima bantuan ini adalah mayarakat miskin dan belum mendapat bantuan sembako maupun bantuan lainnya. Setiap penerima mendapatkan beras seberat 10 kg.

"Kita prioritaskan masyarakat yang terdampak Covid, yang kesusahan dan belum dapat bantuan pemerintah.

PANGKEP TV, Jakarta - Presiden Joko Widodo meninjau secara langsung kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Rabu (10/06/2020). Saat memberikan arahan, Presiden mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran Gugus Tugas dari pusat hingga tingkat terbawah.

“Pertama saya ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Gugus Tugas baik di tingkat pusat sampai ke daerah, sampai Gugus Tugas di desa, RT, maupun RW, dan juga seluruh tenaga medis, dokter, perawat, relawan, personel Polri dan seluruh prajurit TNI yang telah bekerja keras tak kenal waktu dengan penuh dedikasi dan pengabdian untuk pengendalian Covid,” kata Presiden.

Meski demikian, Kepala Negara mengingatkan bahwa tugas besar belum berakhir karena ancaman Covid-19 masih ada. Kondisi terkait Covid-19 juga dinilai masih dinamis di setiap daerah.

“Ada banyak daerah yang kasus barunya turun, tapi juga ada beberapa daerah yang kasus barunya justru meningkat, ada daerah yang juga sudah nihil. Perlu saya ingatkan jangan sampai terjadi gelombang kedua atau second wave. Jangan sampai terjadi lonjakan. Ini yang ingin saya ingatkan kepada kita semuanya,” jelasnya.

Menurut Presiden, situasi seperti saat ini akan terus dihadapi sampai vaksin ditemukan dan bisa digunakan secara efektif setelah melalui berbagai tahapan uji. Oleh sebab itu, Presiden menyebut bahwa masyarakat harus bisa beradaptasi dengan kondisi tersebut dengan menerapkan kebiasaan baru agar aman dari Covid-19.

“Adaptasi kebiasaan baru dan beradaptasi itu bukan berarti kita menyerah, apalagi kalah. Tapi kita harus mulai dengan kebiasaan-kebiasaan baru yang sesuai dengan protokol kesehatan sehingga masyarakat produktif tapi tetap aman dari penularan Covid,” paparnya.

Adaptasi kebiasaan baru tersebut, lanjut Presiden, harus dilakukan dengan hati-hati serta merujuk pada data-data dan fakta-fakta lapangan. Presiden juga meminta agar data-data yang komplet yang telah dimiliki oleh Gugus Tugas agar disampaikan ke daerah.

“Saya minta nanti kalau data-datanya sudah sebagus itu, setiap hari diberikan peringatan kepada daerah-daerah yang kasusnya tertinggi atau kasusnya meningkat, atau kematiannya tertinggi sehingga semua daerah memiliki kewaspadaan yang sama dalam penanganan di lapangan,” ungkapnya.

“Kita juga telah menggunakan indikator-indikator yang lengkap berbasis scientific, sesuai dengan standar WHO, untuk menganalisa data-data dari daerah,” imbuhnya.

Turut mendampingi Presiden saat meninjau Graha BNPB antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

 

 

sumber:Kominfo

Page 10 of 19

 Alamat  :  Dinas Kominfo Kab. Pangkep

 Email     :  pangkeptv@pangkepkab.go.id